| gambar: Kamera SDIT As-Sakinah Tanjungpinang |
Pagi begitu cerah meneteskan beribur bulir kecerian di mata
murid-murid. Tapi seorang guru, wajahnya seperti dilanda cuaca yang berbeda,
mendung murung, tampak dia kurang tidur, begitu kontras dengan suasana sekolah
yang bertabur ceria, seharusnya dia juga menghadirkan diri ke sekolah itu
dengan sikap tubuh yang tak kalah semangat pula. Jam digital di finger printing
membentuk angka 08:00 wib, dia telat – begitu banyak menit yang memotong
gajinya bulan ini. Mengapa dia tak bersemangat akhir-akhir ini, itulah
pertanyaan yang hadir di hati kepala sekolah, dan beberapa guru wali kelas yang
saat mata pelajarannya dia tidak masuk, apa yang menyebabkan guru ini bersikap
seperti ini?
Dia dipanggil ke ruang kepala sekolah setelah mata pelajaran
pertama. Setelah bersalaman dan sedikit
senyum pengantar maka terjadilah dialog yang gerah dan sedikit canggung di
ruangan ber- AC itu.
“Kenapa tak hadir pengajian rutin tadi malam dik?,” Kepala sekolah mengganti kata sapaan hangat kepada guru yang ia
ayomi itu.
“Tidak ada, saya sedikit
kecapaian, saya tertidur lebih awal tadi malam,” jawab guru itu dengan
serba salah memilih kata yang tepat untuk menjawab pertanyaan yang mudah tapii
sulit dijawab.